Cara Merawat Miss V Secara Alami

Cara Merawat Miss V Dengan Alami

Cara Merawat Miss V secara alami harus diketahui oleh kaum wanita dari segala usia. Ini penting agar miss v tetap sehat atau terhindar dari berbagai masalah yang sering menimpa kaum wanita.

Miss V yang sehat akan menjadikan wanita lebih percaya diri saat berhubungan dengan suami atau pasangannya, sehingga membuat hubungan tetap harmonis dan langgen. Seorang wanita akan merasa senang atau puas jika semakin dicintai oleh suami. Maka dari itu jangan biarkan rasa sayang seorang suami berkurang hanya karena persoalan Miss V.

Data menunjukkan ada banyak masalah yang seringkali menimpa miss yang sangat beresiko jika tetap dibiarkan.

Masalah yang Sering Dialami Miss V

  1. Keputihan yang berlebihan, Sebenarnya keputihan merupakan cara alami miss V untuk membersihkan dirinya, namun jika cairan keputihan berlebihan maka ini akan menjadi masalah.
  2. Benjolan, menurut ahli obgyn Alyssa Dweck, penulis buku V is for Miss V mengatakan benjolan itu Kemungkinannya bisa dari rambut kemaluan yang tumbuh ke dalam sampai kista sebasea atau kista di bawah kulit
  3. bau busuk yang menyengat, menurut Mary Jane Minkin, ahli obgyn bau busuk itu bisa jadi pertanda bakteri seperti bakteri vaginosis atau trikomoniasis.
  4. Rasa Sakit yang berlebihan, terutama saat berhubungan bisa jadi merupakan gejala endometriosis atau kista ovarium. Perlu bantuan dokter atau USG untuk mengetahui penyebabnya.
  5. Gatal gatal, ini bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya adalah bakteri.
  6. Sering Sakit saat buang air kecil, bisa jadi ini pertanda infeksi atau penyaki menular yang diakibatkan oleh hubungan seksual, perlu ahli untuk menanganinya.
  7. Sakit saat berhubungan seksual, Terlalu sering berhubungan seksual bisa menyebabkan miss v iritasi.
  8. Mati rasa, menurut Dwesk salah satu penyebabnya adalah sangat sering bersepeda, jika Anda hobi bersepeda sebaiknya gunakan tempat duduk yang empuk.
  9. Miss V Kering, ini tidak hanya menimpa wanita usia lanjut, tapi bisa dialami oleh wanita muda.
  10. Miss V terlalu longgar, biasanya dialami oleh wanita yang selesai melakukan persalinan atau melahirkan normal. Menurut beberapa ahli hal ini masih bisa diatasi agar miss V bisa tetap rapat kembali, meskipun sepenuhnya tidak serapat sebelum melahirkan.

Baca juga

Itulah 10 hal yang umum dialami oleh banyak wanita yang jika dibiarkan bisa berakibat fatal. Dari masalah tesebut maka bisa disimpulkan tujuan wanita untuk senantiasa merwat miss v nya.

Tujuan Merawat Miss V

Dari banyak referensi wanita memiliki macam macam tujuan dalam merawat miss v, secara umum tujuannya agar miss v bersih keset harum dan rapat serta beberapa tujuan khusus diantaranya :

  1. Merawat Miss V Agar Tetap Wangi
  2. Merawat Miss V Agar Tetap Sehat
  3. Merawat Miss V Agar Keset
  4. Merawat Miss V Agar Tetap Bersih
  5. Perawatan Miss V Agar Tetap Rapat
  6. Merawat Miss V Agar Tidak Gatal
  7. Merawat Miss V Agar Tidak Keputihan
  8. Merawat Miss V Agar Tidak Kering

Merawat atau menjaga kesehatan Miss V  bisa dilakukan dengan cara yang mudah namun harus konsisten agar bisa maksimal.

Miss V memiliki cara untuk membersihkan dirinya sendiri melalui cairan miss V. Cairan inilah yang disebut sebagai keputihan. Keputihan adalah hal yang normal terjadi asalkan jumlahnya normal, tidak berbau, berwarna bening atau sedikit putih, dan tidak disertai keluhan gatal atau nyeri pada miss V.

Cara Merawat Miss V Agara Tetap Sehat

Untuk merawat Miss V penulis merekomendasikan beberapa tips yang dianggap cukup berhasil asal dilakukan dengan cara yang benar. Berikut ini cara merawat miss V

Membersihkan miss V secara rutin

Miss V perlu dibersihkan atau dibasuh setiap kali habis buang air kecil dan buang air besar. Cara membasuh atau membersihkan miss V yang benar adalah dari arah miss V menuju anus.

Hal ini untuk menghindari perpindahan bakteri dari anus ke miss V yang dapat menyebabkan infeksi. Setelah mencuci miss V hingga bersih, segera keringkan dengan handuk atau tisu yang lembut.

Menjaga Keseimbangan Ph Alami Miss V

Tingkat keasaman (pH) miss V yang normal adalah 3,8-4,5. Membersihkan miss V menggunakan sabun berpewangi, gel, atau antiseptik tidak disarankan karena dapat menganggu keseimbangan pH dan bakteri baik pada miss V.

Memakai produk pembersih kewanitaan, baik untuk bagian luar ataupun yang disemprotkan ke dalam miss V (douching) juga tidak dianjurkan, karena dapat mengganggu pH normal miss V. Larutan pembersih khusus miss V tidak boleh digunakan secara rutin, karena dapat meningkatkan risiko infeksi dan iritasi pada miss V.

Membersihkan miss V saat menstruasi

Saat menstruasi, bersihkan miss V lebih dari dua kali sehari. Sering-seringlah mengganti pembalut saat sudah terasa lembap atau basah. Selain miss V, perineum (bagian antara miss V dan anus) dan area sekitar miss V juga perlu dibersihkan saat menstruasi.

Untuk membersihkan miss V saat menstruasi, cukup gunakan air hangat atau air dan sabun yang berbahan lembut.

Menggunakan pelindung saat berhubungan seksual

Penggunaan alat kontrasepsi, seperti kondom dan diafragma, penting dilakukan saat hendak berhubungan seksual. Hal ini guna mencegah kehamilan dan penyakit menular seksual.

Akan tetapi, pemakaian alat kontrasepsi yang salah dapat menimbulkan iritasi miss V. Untuk mencegah iritasi, gunakan alat kontrasepsi tersebut bersama pelumas.

Pilihlah pelumas berbahan dasar air. Hindari penggunaan pelumas yang mengandung minyak, seperti gliserin dan petroleum. Pelumas berbahan dasar minyak berisiko merusak kondom, sehingga efektivitasnya berkurang saat digunakan selama berhubungan seks.

Memakai pakaian dalam yang tepat

Gunakan celana dalam berbahan katun karena bahan ini memungkinkan sirkulasi udara yang baik dan dapat menyerap keringat. Bahan yang terbuat dari nylon menyimpan panas serta kelembapan, menyebabkan bakteri mudah bekembang biak.

Mencuci pakaian dalam sebaiknya menggunakan sabun yang kandungan deterjennya sedikit dan hindari pelembut pakaian. Jangan lupa juga untuk mengganti celana dalam secara teratur, terutama jika sudah terasa basah atau lembap.

Mencukur bulu kemaluan seperlunya

Bulu kemaluan atau bulu pubis berfungsi untuk melindungi miss V dari bakteri, kotoran, gesekan, dan keringat. Oleh karena itu, cukur bulu seperlunya saja. Gunakan gel atau krim khusus saat mencukur bulu kemaluan, agar miss V tidak lecet.

Tidak Melakukan Seks Bebas

Melakukan seks aman dan sehat dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual juga merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjaga kesehatan miss V. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyakit menular seksual.

Berskonsultasi Dengan Dokter

Rekomendasi terakhir adalah berkonsultasi ke ahli, sempatkanlah waktu untuk melakukan ini jika terjadi sesuatu yang tidak baik pada Miss V Anda.

Itulah data tentang permasalahan kewanitaaan, cara merawat miss v serta tujuan umum untuk merawat miss v. semoga ulasan ini bisa membantu untuk mencegah dan mengatasi masalah masalah yang berkaitan dengan Miss V.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *